Wednesday, December 25, 2013

Islam di Jerman dan bagaimana mencari makanan Halal di Jerman




Disini saya ingin menulis tentang bagaimana Islam di Jerman. Apabila agama Islam adalah agama mayoritas di Indonesia, maka sebaliknya di Jerman, Islam adalah agama minoritas. Tetapi jangan sedih dulu, karena minoritasnya Islam di Jerman adalah bukan minoritas seminoritas nya agama lain di Indonesia. Islam adalah agama no 3 di Jerman setelah Katolik dan Protestan.
Di tahun 2006 terdapat 3,5 juta penduduk Jerman yang muslim. Angka itu berada di 4% dari total penduduk Jerman. Dan di tahun 2008 angka itu naik menjadi 5% dari total penduduk Jerman, yaitu 4 juta muslim di Jerman.
Angka itu mungkin sedikit, tetapi apabila kita melihat situasi dan kondisi, maka Insya Allah Islam akan terus bertambah jumlah nya di Jerman, dimana kita tahu bahwa berdasarkan statistik angka kelahiran penduduk Jerman asli adalah minus kedepannya. Dan apabila anda melihat di lapangan, bahwa orang-orang pendatang yang sudah berstatus warga Negara Jerman dan beragama Islam mereka mempunya anak biasanya lebih dari 2. Bahkan tidak sedikit yang 4 sampai 5.
Jadi anda bisa bayangkan kira-kira di tahun 2025 berapa besar jumlah penduduk Jerman yang Islam.
Saya ingin menuliskan bagaimana saya sebagai Muslim di Jerman dalam mengamalkan agama Allah ini.
Di kota saya Dortmund, apabila anda berjalan misalnya di stasiun kereta, hampir di pastikan, ya di pastikan anda akan bertemu wanita yang berjilbab. Dan itu tidak hanya terjadi di kota berpenduduk 600 ribu seperti Dortmund. Itu terjadi juga di banyak kota kecil maupun kota besar lainnya.
Saya tinggal 3 stasiun dari Dortmund Central station. Di sekitar rumah saya yang saya ketemu sampai sekarang ada 5 Masjid. Ya 5 masjid, itu hanya dalam radius 1 Kilometer.
2 Masjid Turki, 1 masjid Bangladesh, 1 masjid Arab dan 1 masjid Bosnia.
Dan masih banyak masjid lagi yang terdapat di kota ini yang saya pernah saya lihat.
Alhamdulillah ini tidak hanya di Dortmund tapi di banyak kota lainnya juga seperti ini kenyataannya.
Jadi untuk soal melaksanakan kewajiban kita seperti Sholat baik sholat 5 waktu apalagi solat Jumat, Insya Allah tidak ada kesulitan.
Setiap muslim di perintahkan untuk memakan makanan yang halal dan meminum yang di perbolehkan dan yang tidak ada alkoholnya.
Alhamdulillah daging ataupun makanan lainnya yang halal terdapat banyak sekali pilihannya di Jerman ini. Di seberang jalan di rumah saya ada 1 toko Turki yang menjual daging serba Halal, Sosis serba Halal dan bahkan Haribo serba Halal.
Di toko seperti itulah saya hampir selama di Jerman selalu membeli daging yang saya mau konsumsi.
Dan toko seperti itu terdapat juga di banyak kota-kota lainny. Apalagi di kota besar semacam Berlin, Hamburg, Düsseldorf, Köln dan München.
Sebenarnya untuk hanya  ayam, sangat mudah untuk mencari ayam yang Halal. Tidak harus di toko Turki untuk mencari nya, ayam Halal bermerk Wiesenhof bisa di dapatkan di banyak Swalayan umum di Netto, Kaufland, Real, dll di berbagai tempat. Begitupula dengan sosis Halal, bisa anda dapatkan di berbagai Swalayan umum, ada yang bermerk Wiesenhof ada yang banyak juga bermerk lain.

Contoh Ganzes Hänchen (ayam utuh) yang Halal

Contoh Sosis Halal


Untuk daging sapi atau kambing yang halal, setahu saya hanya bisa di dapatkan swalayan Turki.
Saya pribadi jarang sekali makan di Mensa atau kantin milik Kampus. Karena tidak jelas asal muasal dagingnya. Tetapi ada juga pilihan menu Vegetarisch/Vegetarian. Di pilihan itu biasanya tanpa daging, kadang hanya sayur, sup-supan, dan ikan. Itu yang kadang-kadang menjadi pilihan untuk yang Muslim di Kampus.
Dan untuk makan di luar misalnya lagi jalan-jalan, saya selalu mencari yang jelas tertulis Halal atau apabila tidak tertulis maka saya akan bertanya kepada si penjual apakah makanan itu Halal. Ini hanya berlaku di restoran turki atau semacamnya. Untuk restoran Jerman menurut saya tidak perlu di tanya lagi, karena hampir bisa di pastikan itu tidak Halal. Dan saya selalu memilih dari restoran-restoran yang menjual makanan Halal yang tidak menjual minuman Beralkohol. Karena banyak restoran yang menjual makanan Halal, tapi mereka juga menjual Alkohol atau bahkan mempunyai alat Judi di dalamnya yang menggunakan koin.

Saya praktekan yang seperti itu karena keyakinan saya akan segala sesuatu nya yang Halal. Yang misalnya bagaimana mungkin seseorang berdoa, sedang dia memakan yang tidak Halal atau tidak jelas asal muasalnya?. Berdasarkan sebuah Hadist yang berbunyi ;

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menyebutkan, “ Seorang lelaki yang lusuh lagi kumal karena lama bepergian mengangkat tangan ke langit tinggi-tinggi dan berdoa, ‘Ya Rabbi, ya Rabbi sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan dagingnya tumbuh dari yang haram, maka bagaimanakah doanya bisa terkabulkan ?” (HR. Muslim)

Mungkin banyak yang selalu bilang, ah makan ayam tidak bertuliskan Halal tidak apa-apa toh kan ayam bukan Babi yang jelas keharamannya. Ya itu keputusan dia. Karena mungkin menurut saya dia mengambil yang gampangnya. Tidak mau berusaha untuk membeli yang Halal. Toh mencari yang Halal adalah tidak susah di Jerman ini menurut saya dan berdasarkan pengalaman saya selama tinggal di negeri yang maju pesat ini.

Semoga kita semua di beri kemudahan dalam menjalankan Agama kita. Amin

No comments:

Post a Comment