Thursday, May 26, 2016

Umrah dari Jerman


Ini adalah salah satu pengalaman yang paling saya rindukan. Dan ini juga adalah pengalaman yang sampai saat ini selalu ingat.  

Setiap umat Islam insya Allah semua berkeinginan untuk pergi ke tanah suci.
Setiap tahunnya terjadi musim haji dimana jutaan umat Islam dari segala penjuru dunia pergi melaksanakan haji di bulan haji. Dan hampir setiap hari kecuali bulan haji,banyak dari umat Islam keluar dari rumah-rumahnya untuk pergi melaksanakan Umrah di tanah suci.

Alhamdulillah, saya berkesempatan melaksanakan umrah di bulan ramadhan di tahun 1433 Hijirah atau 2012. Selama 3 minggu saya berada di tanah suci Mekkah dan Madinah. Dan alhamdulillah saya merayakan Idul Fitri di Madinah al munawarah.
Prosesnya mengurusnya sangat cepat dan mudah. Saya hanya mencari online travel dari jerman yang menyediakan jasa haji dan umrah. Perusahaan travel yang saya dapati di internet adalah 
- soultreat.de 
http://www.labaik-tours.info
http://www.balcokofficial.com

Dari melihat jadwalnya, harganya, dan posisi kantor travel nya saya kemudian memilih untuk mendaftar di balcok. Di karenakan alamat perusahaan travel tersebut berada di Essen dan itu hanya sekitar setengah jam dari tempat saya tinggal di Dortmund.
Perusahaan ini adalah punya warga turki jerman.
Di balcok ada 4 macam umrah ramadhan yang tersedia saat itu yaitu full ramadhan, 3 minggu akhir ramadhan, 2 minggu akhir ramadhan dan 1 minggu akhir ramadhan. Dari empat macam ini biaya nya adalah sama. Saat itu biaya nya 1499 Euro termasuk tiket pesawat, visa, hotel 1,2 km dari Baitullah Mekkah dan 300 m dari Masjid Nabawi Madinah, dan juga termasuk makan pagi dan malam selama disana. Dan start keberangkatan dari Frankfurt Intl. Airport.
Di karenakan saya hanya bisa di 3 minggu terakhir ramadhan maka saya memilih untuk jadwal tersebut.
Saya juga sempat ikut seperti seminar dari balcok yang mereka adakan untuk peserta umrah bulan ramadhan di tahun tersebut. Saya ikut seminar tersebut setelah saya mendaftar umrah disana dan membayar biayanya. Di seminar itu juga saya bisa mendapatkan barang-barang yang sekira nya di perlukan selama disana seperti kain ihram dan lain-lainnya.

Sebelum saya mendatar umrah disana, saya di haruskan memiliki persyaratannya yaitu,
- visa Jerman atau Aufenthaltserlaubnis saya harus memiliki masa berlaku minimal 6 bulan
- paspor Indonesia saya harus masih berlaku minimal 6 bulan

dan setelah saya mendaftar saya harus melengkapi persyaratan dan harus di berikan ke mereka yaitu,
- membayar biaya umrah
- ke dokter dan minta Bescheinigung atau keterangan kesehatan
- Impfungspass mit Imfung Menginitis, atau buku imunisasi dengan imunisasi menginitis yang tidak lebih dari 3 tahun (biaya imunisasi nya sekitar 25 euro). Saya pergi ke dokter Hausarzt saya, dan bilang saya perlu keterengan sehat dan imunisasi dari mereka untuk pergi Pilgerfahrt, dan mereka sudah mengerti
- 2 biometrische Passbilder atau 2 foto biometrik
- mengirim atau mengantarkan langsung paspor dan foto kopi Aufenthaltserlaubnis/ijin tinggal jerman ke Travel Balcok untuk mereka dapat mengurus visa umrah ke kedutaan Arab Saudi. Ini di lakukan sekitar 3-4 minggu sebelum keberangkatan.
Jangan lupa untuk memfoto kopi paspor anda, untuk jaga-jaga seandainya ada yang tidak sesuai rencana dan untuk pegangan anda.


Setelah semua dokumen telah di serahkan yang saya lakukan adalah mempersiapkan umrah saya. Baik dari menjaga kesehatan, belajar bagaimana cara umrah dan mengenal dua masjid suci di sana.

Dokumen kita akan di kembalikan lagi di saat sebelum keberangkatan di Airport.
Paspor beserta visa umrah di dalamnya, kartu identitas selama umrah disana, tiket pesawat semua nya saya dapatkan saat kumpul di airport Frankfurt.

Pengalaman dengan Balcok selama umrah menurut saya sangat baik. Hotel di Mekkah mungkin agak jauh (1,2 km)  tetapi menurut saya juga ada plus nya, yaitu saya bisa jalan kaki lebih banyak sehingga saya males pulang ke hotel dan jadi banyak menghabiskan waktu di masjid yang pahala ini 100.000 x lipat dari masjid lainny, sampai-sampai saya beberapa kali tidur di masjid tidak pulang ke hotel.
Hotel di Madinah yang sangat dekat, tepat berada di depan masjid, bersebrangan dengan Kubah hijau yang di bawahnya ada makam Rasulullah صلى الله عليه وسلم.

Dari segi pengurusan untuk umrah dari jerman adalah sangat mudah. yang terpenting kita harus melengkapi semua dokumen. Insya Allah semua nya lancar.
Semoga sharring pengalaman umrah saya yang tidak banyak ini dapat berguna untuk yang akan melaksanakan baik umrah atau haji dari jerman. Karena prinsip persyaratannya sama.











Thursday, May 1, 2014

Samarinda, City where I was born

Samarinda at night


Samarinda adalah ibu kota provinsi Kalimantan timur, Indonesia. 
Kota ini berpenduduk 726.223 jiwa (2010). Samarinda memiliki luas sekitar 718  km². 
Samarinda terletak tidak jauh dari garis khatulistiwa, jadi bisa di katakan samarinda berbuaca kan panas layaknya panas di daerah khatulistiwa. Perkembangan kota samarinda maju pesat semenjak sekitar tahun 2005. Dimana di sebabkan oleh booming pengerukan tambang batu bara. Di sisi ekonomi, ini membawa kemajuan ekonomi untuk samarinda dan sekitarnya. Di sisi lain, ini membawa musibah untuk samarinda dan sekitarnya. Kenapa? karena samarinda di kelilingi tambang batu bara !!
Semenjak 2005 itu juga titik banjir di samarinda membanyak. Dan banjirnya konsisten. 
Setiap saya pulang ke samarinda, saya pasti ke daerah 40 km dari samarinda yang namanya pendingin dan muara kembang. 2 tempat ini terletak setelah Sanga-sanga. Sanga-sanga adalah daerah bersejarah di Kalimantan timur. Karena Penjajah jepang dan belanda berusaha untuk mendapatkan ladang minyak di situ.
Back to perjalanan ke pendingin dan muara kembang, di perjalanan menuju kesana saya menyaksikan kerusakan bumi kaltim yang di perbuat manusia manusia tidak tahu diri.
Tambang-tambang batu bara yang luasnya sejauh mata memandang, yang gunung pun di habisi oleh mereka menjadi sebuah lubang yang berisi air berwarna hijau belerang.
Miris melihatnya, sedih rasanya. Berapa ratus tahun lagi untuk bisa membalikan keasriaan kehijauan tempat itu seperti yang pernah saya lihat sebelum 2005.
Setiap hari mungkin ada ratusan tongkang membawa gunung-gunung batu bara yang sudah bersih berwarna hitam melewati sungai mahakam menuju ke laut untuk di bawa ke pulau JAWA dan untuk di jual ke luar negeri.
Batu bara umumnya akan di gunakan untuk bahan energi penghasil listrik. Yang lucu nya adalah di kalimantan timur sendiri mati lampu adalah hal lazim !!.
Seperti yang saya sudah tulis, miris. Itulah jawaban saya atas kota kelahiran saya sekarang. Semoga saja kedepannya, ada perbaikan. Amin ya robbal alamin

just fews kilometers from Samarinda

Monday, December 30, 2013

10 Days traveling in Spanyol/Spain/Espana/Spanien.

Our journey route

Perjalanan saya menuju Spanyol terjadi di bulan April 2011. Di saat kami di Jerman sedang libur Osternferien/libur paskah.
Perjalanan saya kali ini bersama sahabat saya seperantauan dari Indonesia. Sahabat yang berasal dari Negeri Serambi Mekkah nya Indonesia, Nangroe Aceh Darussalam, Aulia.
Perjalanan kami ke Spanyol menggunakan pesawat. Kami terbang menggunakan low cost airlines milik Ryanair. Dengan route dari Düsseldorf Weeze menuju Madrid dan pulangnya Barcelona-Düsseldorf Weeze. Düsseldorf Weeze tidak terletak di Düsseldorf ,tapi di antah berantah yang terletak 70 km dari Düsseldorf.
Saya sebelumnya tidak tahu bandara itu 70 km dari Düsseldorf, setelah saya pergi kesana menggunakan kereta baru saya ngeh, kalau itu bukanlah di dekat Düsseldorf. Tapi malah lebih dekat dengan perbatasan Belanda. Bandara Weeze itu adalah eks airborne airport milik Inggris, selama Jerman masih di pecah menjadi 2 di saat perang dingin.
Penerbangan dari Düsseldorf Weeze ke Madrid lamanya sekitar 3 jam.
Route perjalanan selama kami di Spanyol adalah Madrid, Toledo, Barcelona, Cordoba, Granada, Sevilla kemudian Barcelona lagi, dan Barcelona-Düsseldorf Weeze.
Selama di Spanyol kami menggunakan kereta. Dan tiket kereta selama disana adalah Interrail ticket. Interrail ticket adalah tiket khusus untuk seseorang yang warga negera Eropa atau seseorang yang telah menetap di Eropa lebih dari 6 bulan. Jadi untuk yang tidak dalam kategori  tersebut dapat membeli Eurorail. Itu biasanya di gunakan oleh turis bukan Eropa di Eropa.
Kami membeli pilihan Interrail yang hanya di Spanyol (one country pass), dengan opsi  4 days within 1 month ticket. Yang berarti kami bisa menggunakannya dalam 4 hari yang berbeda di dalam jangka waktu 1 bulan. Tiket ini berlaku untuk semua jenis kereta antar kota baik yang cepat ataupun yang lambat. 4 days tiket itu kami pakai 1x untuk route Madrid-Barcelona, 1x untuk Barcelona-Cordoba, 1x untuk Cordoba-Granada dan 1x untuk Sevilla-Barcelona. Semua perjalan kami di hari yang berbeda. Sebetulnya istilah 4 days itu anda bisa saja dalam 1 day melakukan perjalanan  kemana saja sesuka anda tidak harus hanya dari 1 tempat ke 1 tempat tapi bisa ke berbagai tempat asalkan masih dalam 1 hari yang sama. Untuk di beberapa Negara anda harus mereservasi tempat duduk saat menggunakan Interrail tiket ini. Termasuk di Spanyol saya harus mereservasi tempat duduk.
Rincian 10 hari di Spanyol yang kami rencanakan adalah 3 hari 2 malam Madrid + Toledo, 2 hari 2 malam di Barcelona, 1 hari 1 malam di Cordoba, 1 hari 2 malam di Granada, 1 hari  1 malam di Sevilla dan kemudian 1 hari 1 malam di Barcelona lagi.


To be continued in next posts …

Wednesday, December 25, 2013

Islam di Jerman dan bagaimana mencari makanan Halal di Jerman




Disini saya ingin menulis tentang bagaimana Islam di Jerman. Apabila agama Islam adalah agama mayoritas di Indonesia, maka sebaliknya di Jerman, Islam adalah agama minoritas. Tetapi jangan sedih dulu, karena minoritasnya Islam di Jerman adalah bukan minoritas seminoritas nya agama lain di Indonesia. Islam adalah agama no 3 di Jerman setelah Katolik dan Protestan.
Di tahun 2006 terdapat 3,5 juta penduduk Jerman yang muslim. Angka itu berada di 4% dari total penduduk Jerman. Dan di tahun 2008 angka itu naik menjadi 5% dari total penduduk Jerman, yaitu 4 juta muslim di Jerman.
Angka itu mungkin sedikit, tetapi apabila kita melihat situasi dan kondisi, maka Insya Allah Islam akan terus bertambah jumlah nya di Jerman, dimana kita tahu bahwa berdasarkan statistik angka kelahiran penduduk Jerman asli adalah minus kedepannya. Dan apabila anda melihat di lapangan, bahwa orang-orang pendatang yang sudah berstatus warga Negara Jerman dan beragama Islam mereka mempunya anak biasanya lebih dari 2. Bahkan tidak sedikit yang 4 sampai 5.
Jadi anda bisa bayangkan kira-kira di tahun 2025 berapa besar jumlah penduduk Jerman yang Islam.
Saya ingin menuliskan bagaimana saya sebagai Muslim di Jerman dalam mengamalkan agama Allah ini.
Di kota saya Dortmund, apabila anda berjalan misalnya di stasiun kereta, hampir di pastikan, ya di pastikan anda akan bertemu wanita yang berjilbab. Dan itu tidak hanya terjadi di kota berpenduduk 600 ribu seperti Dortmund. Itu terjadi juga di banyak kota kecil maupun kota besar lainnya.
Saya tinggal 3 stasiun dari Dortmund Central station. Di sekitar rumah saya yang saya ketemu sampai sekarang ada 5 Masjid. Ya 5 masjid, itu hanya dalam radius 1 Kilometer.
2 Masjid Turki, 1 masjid Bangladesh, 1 masjid Arab dan 1 masjid Bosnia.
Dan masih banyak masjid lagi yang terdapat di kota ini yang saya pernah saya lihat.
Alhamdulillah ini tidak hanya di Dortmund tapi di banyak kota lainnya juga seperti ini kenyataannya.
Jadi untuk soal melaksanakan kewajiban kita seperti Sholat baik sholat 5 waktu apalagi solat Jumat, Insya Allah tidak ada kesulitan.
Setiap muslim di perintahkan untuk memakan makanan yang halal dan meminum yang di perbolehkan dan yang tidak ada alkoholnya.
Alhamdulillah daging ataupun makanan lainnya yang halal terdapat banyak sekali pilihannya di Jerman ini. Di seberang jalan di rumah saya ada 1 toko Turki yang menjual daging serba Halal, Sosis serba Halal dan bahkan Haribo serba Halal.
Di toko seperti itulah saya hampir selama di Jerman selalu membeli daging yang saya mau konsumsi.
Dan toko seperti itu terdapat juga di banyak kota-kota lainny. Apalagi di kota besar semacam Berlin, Hamburg, Düsseldorf, Köln dan München.
Sebenarnya untuk hanya  ayam, sangat mudah untuk mencari ayam yang Halal. Tidak harus di toko Turki untuk mencari nya, ayam Halal bermerk Wiesenhof bisa di dapatkan di banyak Swalayan umum di Netto, Kaufland, Real, dll di berbagai tempat. Begitupula dengan sosis Halal, bisa anda dapatkan di berbagai Swalayan umum, ada yang bermerk Wiesenhof ada yang banyak juga bermerk lain.

Contoh Ganzes Hänchen (ayam utuh) yang Halal

Contoh Sosis Halal


Untuk daging sapi atau kambing yang halal, setahu saya hanya bisa di dapatkan swalayan Turki.
Saya pribadi jarang sekali makan di Mensa atau kantin milik Kampus. Karena tidak jelas asal muasal dagingnya. Tetapi ada juga pilihan menu Vegetarisch/Vegetarian. Di pilihan itu biasanya tanpa daging, kadang hanya sayur, sup-supan, dan ikan. Itu yang kadang-kadang menjadi pilihan untuk yang Muslim di Kampus.
Dan untuk makan di luar misalnya lagi jalan-jalan, saya selalu mencari yang jelas tertulis Halal atau apabila tidak tertulis maka saya akan bertanya kepada si penjual apakah makanan itu Halal. Ini hanya berlaku di restoran turki atau semacamnya. Untuk restoran Jerman menurut saya tidak perlu di tanya lagi, karena hampir bisa di pastikan itu tidak Halal. Dan saya selalu memilih dari restoran-restoran yang menjual makanan Halal yang tidak menjual minuman Beralkohol. Karena banyak restoran yang menjual makanan Halal, tapi mereka juga menjual Alkohol atau bahkan mempunyai alat Judi di dalamnya yang menggunakan koin.

Saya praktekan yang seperti itu karena keyakinan saya akan segala sesuatu nya yang Halal. Yang misalnya bagaimana mungkin seseorang berdoa, sedang dia memakan yang tidak Halal atau tidak jelas asal muasalnya?. Berdasarkan sebuah Hadist yang berbunyi ;

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menyebutkan, “ Seorang lelaki yang lusuh lagi kumal karena lama bepergian mengangkat tangan ke langit tinggi-tinggi dan berdoa, ‘Ya Rabbi, ya Rabbi sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan dagingnya tumbuh dari yang haram, maka bagaimanakah doanya bisa terkabulkan ?” (HR. Muslim)

Mungkin banyak yang selalu bilang, ah makan ayam tidak bertuliskan Halal tidak apa-apa toh kan ayam bukan Babi yang jelas keharamannya. Ya itu keputusan dia. Karena mungkin menurut saya dia mengambil yang gampangnya. Tidak mau berusaha untuk membeli yang Halal. Toh mencari yang Halal adalah tidak susah di Jerman ini menurut saya dan berdasarkan pengalaman saya selama tinggal di negeri yang maju pesat ini.

Semoga kita semua di beri kemudahan dalam menjalankan Agama kita. Amin

Tuesday, December 24, 2013

Short trip ke Amsterdam dan Vollendam, Holland


Iamsterdam

Hari Minggu, 22 Desember 2013, pukul 6.00 pagi matahari masih belum bersinar dan waktu subuh pun belum masuk, istri dan saya berjalan kaki ke stasiun pusat Dortmund. Kamit terpaksa berjalan kaki karena kereta di depan rumah belum mulai jam jam segitu di hari minggu.
15 Menit kami berjalan kaki. Pukul 6.21 kereta kami berangkat menuju Viersen. Dari Viersen kami pindah kereta untuk menuju Venlo. Venlo sudah masuk dalam peta Belanda.
Dari Venlo kami menuju ke Eindhoven. Kereta yang kami naikin di negeri kincir angin ini adalah kelas IC atau InterCity. Yang kalau di Jerman adalah kereta cepat no.2 setelah ICE. Dan yang termahal nomor 2 setelah ICE juga. Tapi bentuk dan jenis kereta IC milik belanda ini sama bentuk dan kelasnya seperti kereta Regional express di Jerman. Yang kami biasa naiki dengan Semesterticket pelajar kami.
Dan menurut saya pribadi kereta Regional Jerman jauh lebih bagus dari pada kereta IC milik Belanda. Apalagi WC nya, saya heran sekali kenapa WC di IC milik Belanda yang saya ingin gunakan antara dia rusak atau sangat kotor sehingga tak layak untuk di gunakan.
Kelebihan di kereta milik Belanda ini hanya 1 menurut saya. Yaitu WIFI gratisnya.
Di Jerman jangan anda harap bias mendapat WIFI gratis, baik itu di bandara Internasional nya sekalipun apalagi di kereta.
Tetapi di Belanda itu kelebihannya, WIFI di kereta nya gratis dan di bus juga gratis saya liat tanda nya. Jadi kita tidak bosan di kereta, karena bias terhubung dengan dunia maya.
Amsterdam, ini adalah pertama kali nya saya menginjakan kaki disana, dan istri saya juga begitu.
Di dalam benak saya Amsterdam hanya sebuah kota biasa, yang dimana ganja di legalkan di jual di kedai tertentu. Kota yang penuh dengan sepeda. Dan banyak kanal-kanal airnya.
Kami hanya sebentar di Amsterdam, mungkin hanya sekitar 2-2,5 jam saja dan 2 jam nya di Vollendam. Vollendam terletak sekitar 20 km dari Amsterdam. Vollendam terletak di pinggir laut. Anginnya kencang dan bias di katakana dingin. Di sana kami hanya berfoto menggunakan kostum tradisional Belanda.
Dan setelah itu kami kembali lagi ke Amsterdam untuk makan siang dan jalan-jalan menuju tempat yang ada tulisan Iamsterdam.
Di tram kota Amsterdam istri saya dan saya sangat menyukai façade nya bangunan-bangunan di Amsterdam. Menurut kami Amsterdam sangat bagus. Beda dari kota-kota Jerman umumnya, beda dari kota-kota eropa lainnya. Bentuk rumah nya yang sangat khas dan jendela nya yang besar-besar itu merubah pikiran saya tentang Amsterdam.
Definitif saya dan istri akan berkunjung lagi kesini untuk bisa menikmati suasana kota cantik ini lagi dengan lebih santai dan nyaman tanpa harus tergesa gesa untuk pulang.
Apabila anda mengerti tentang dunia Arsitektur dan mengenal Arsitek-arsitek dari Belanda yang terkenal seperti OMA dan MVRDV, anda pasti akan berpikir. Pantas saja mereka membuat gedung-gedung mereka seperti itu, mungkin inspirasi nya muncul dari suasana bangunan kota Amsterdam ini.
Ada 1 yang masih belum terjawab tentang Amsterdam di benak saya, yaitu kenapa bangunannya banyak yang miring baik kedepan atau kesamping. Nanti akan saya cari tahun lebih dalam lagi tentang itu di kunjungan berikutnya.


Sekian by Eky S Sanjaya, short trip to Amsterdam dan Vollendam



Vollendam costum

Amsterdam houses

Biaya Kuliah di Jerman - Biaya hidup

1.      Berapa biaya yang harus di keluarkan untuk kuliah di Jerman?

Biaya Hidup
Belanjaan mau liburan

Biaya hidup di Jerman tergantung dimana si mahasiswa tinggal. Misal dia tinggal di kota besar seperti München (Munich) tentu biasa yang di keluarkan akan lebih mahal di banding dengan saya yang tinggal di Dortmund. Dan apabila biaya hidup saya di bandingkan dengan yang di kota kecil seperti Wismar tentu saja yang di wismar akan lebih murah.
Rata-rata biaya hidup perbulan bervariasi, tetapi menurut saya dan dari apa yang saya dengar sekitar 450-600 Euro.
Biaya saya hidup di Dortmund berkisar 500an Euro, itu sudah termasuk asuransi, rumah tinggal, internet, pulsa handphone dan makan  (Saya tidak terlalu hemat).
Untuk supaya biaya perbulan bisa lebih murah, maka masaklah sendiri di rumah.

Bagi setiap calon mahasiswa yang akan berangkat ke Jerman, di saat mereka mengurus Visa di kedutaan Jerman, mereka di wajibkan mendepositokan uang sebesar 100 Juta rupiah. Dimana uang itu nanti akan di kirim ke rekening si calon mahasiswa ke rekening dia di Jerman. Uang itu sebetulnya adalah uang untuk dia sendiri nanti di Jerman. Bila di Euro kan maka 100 juta rupiah itu berkisar di 7800 euro. Dimana perhitungan itu adalah untuk 12 bulan biaya hidup di Jerman.
Jadi pemerintah Jerman tidak mau si calon mahasiswa tersebut datang ke Jerman untuk sekolah namun tidak dapat membiaya hidupnya di Jerman.  Jadi dengan deposito itu atau yang namanya Sperrkonto dalam bahasa Jerman si calon mahasiswa di pastikan bisa menghidupi diri nya.
Untuk sekarang ini, hampir setiap mahasiswa Indonesia di Jerman yang baru dating apabila mereka memperpanjang visa study nya mereka akan di minta bukti print out dari rekening mereka yang mereka di wajibkan mempunya Uang Sperrkonto tersebut lagi.
Memang itu sangat kerasa, harus menyiapkan uang sebanyak itu setiap akan memperpanjang visa.

Intermezzo tentang visa, biasanya dalam pertama kali memperpanjang visa di saat kita baru mulai kuliah, biasanya si pemohon visa akan mendapatkan 2 tahun visa (Deutsch : Visum). Dan untuk perpanjangan yang kedua juga kadang-kadang bisa mendapat 2 tahun lagi tapi juga bisa hanya 1 tahun saja. Semua tergantung di kota mana, sekali lagi kota dimana kota memilih sangat meiliki pengaruh besar. Untuk perpanjangan visa yang berikutnya biasanya akan mendapat hanya 1 tahun, 1 tahun.

Biaya Kuliah di Jerman - Biaya tempat tinggal

1.      Berapa biaya yang harus di keluarkan untuk kuliah di Jerman?

Biaya tempat tinggal

Tempat tinggal saya yang sekarang adalah tempat ke 4 yang saya pernah tinggali di Dortmund.
Yang pertama adalah privates Studentenwohnheim atau translate nya asrama untuk mahasiswa milik privat. Waktu itu kamar saya berukuran 11 m² dan sudah full furnished. WC dan kamar mandi sharring bersama dengan tetangga di lorong yang sama, sedangkan dapur dan ruang makan sharring dengan tetangga selantai. Biaya sewa kamar tersebut 180 Euro per bulan, sudah termasuk listrik dan pemanas. Di awal saat akan mengontrak saya di wajibkan membayar yang namanya Kaution  sebesar 180 Euro. Kaution adalah uang yang di bayarkan oleh yang akan menyewa kamar dan akan di simpan oleh si perusahaan pemilik kamar sebagai jaminan. Apabila si penyewa kamar  memutus kontraknya dan akan keluar dari kamar tersebut, makan si pemilik kamar/gedung akan memeriksa kamar tersebut, apabila banyak yang rusak selama si penyewa tinggal di kamar itu, makan sebagai biaya perbaikannya akan di ambil dari uang Kaution tersebut. Dan apabila bersisa maka akan di kembalikan sisanya, tapi apabila malah minus, makan akan di tagih lagi ke si mahasiswa penyewa itu.
Apabila seandainya tidak ada yang rusak dan tidak ada yang perlu di perbaiki, maka uang Kaution tersebut akan kembali secara utuh ke si penyewa tadi.
Untuk tempat tinggal yang lainnya, ada lagi yang namanya Studentenwohnheim dari Studentenwerk. Asrama yang ini adalah milih perusahaan yang namanya Studentenwerk, dan itu bukan milik pribadi seperti tempat yang pernah saya tinggali pertama kali.
Studentenwohnheim Stw (Studentenwerk) biasanya hampir ada di setiap kota yang terdapat perguruan tingg di kota itu. Dan lokasi gedung tempat tinggalnya biasanya terletak tidak jauh dari area kampus.
Besar kamar dan variasi kamar yang di sewakan bervariasi, ada yang kamar sendiri tapi WC kamar mandi dan dapurnya sharring bersama tetangga lainnya dan ada juga yang seperti apartemen, yaitu kamar di lengkapi dapur kecil dan wc kamar mandi sendiri. Yang seperti itu biasa di sebut Einzelappartement atau Einzelzimmer. Sedangkan yang sharring di sebut Wohngemeinschaft.
Biaya sewa kamar/appartement milik Studentenwerk bervariasi juga harganya, tergantung dari lokasi nya, besar kamarnya, apakah kamar itu full furnished (voll möbliert) atau half furnished (teilmöbliert). Dan mungkin ada juga yang tidak furnished (unmöbliert).
Di saat akan menyewa kamar baik apartemen milik Stw ini juga di wajibkan membayar Kaution.
Kautionnya juga berbeda biasanya tergantung dari bagaimana yang akan di sewa.

Studentenwohnheim milik Stw di Dortmund

Contoh denah Studentenwohnheim Stwerk Dortmund, Wohngemeinschaft

Ada lagi yang namanya private Wohnung. Private Wohnung istilahnya apartemen privat.
Jadi kita menyewa sebuah apartemen yang misalnya besarnya 52 m² seperti yang saya tinggali sekarang. Di apartemen tersebut ada 2 kamar yang masing-masing besarnya 15 m², 1 dapur plus ruang makan, 1 gudang kecil 1,8 m², balkon/teras, dan 1 kamar mandi. Harga sewa (Miete) saya 350 Euro sudah termasuk yang namanya Nebenkosten (air, sampah dan hal kecil-kecil lainya) dan kemudian saya harus membayar untuk listrik dan gas. Karena pemanas saya menggunakan gas.
Gas saya perbulan sekitar 69 Euro dan listrik saya 65 Euro. Dari total 3 biaya itu saya membayar lagi untuk internet sebesar 20 Euro. Negativ nya private Wohnung di banding Studentenwohnheim itu adalah kita harus membayar extra listrik dan pemanas. Di Studentenwohnheim itu biasanya kita bisa sesuka nya memakai listrik dan pemanas. Sedangkan di private Wohnung karena kita bayar sendiri untuk yang 2 itu, maka tidak boleh boros.